Thursday, March 19, 2009

Berbuat lah Amal Dengan Ikhlas Dan Bukan Kerana Dunia atau Riya’, Nescaya Kamu Mendapat Kebaikan Dunia dan Pahala Akhirat.

Allah berfirman: “Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan” (Huud 11:15-16)

Nabi saw bersabda: “Sesungguhnya yg paling aku khawatirkan atas kamu sekalian adalah syirik kecil, riya’. Pada hari kiamat , ketika member balasan manusia atas perbuatannya. Allah berfirman: “Pergilah kalian pada org2 yg kalian tujukan amalan mu kepada mereka didunia. Lihatlah , apakah engkau dapati balasan disisi mereka?” (HR Ahmad, Hadis Sahih)

Al-‘Aufi meriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a mengenai ayat ini, ia berkata: “Org2 yg gemar berbuat riya’ akan diberi balasan kebaikan mereka didunia dan mereka tidak dizalimi sedikitpun. Barangsiapa mengerjakan amal soleh dengan tujuan utk mendapat kesenangan dunia, baik puasa, salat tahajjud pada malam hari, dan ia melakukannya semata2 utk tujuan duniawi, maka Allah swt berfirman: “Berikanlah kepadanya apa yang ia cari didunia. Dan sia2 lah amal yg ia kerjakan demi meraih kesenangan dunia, sedangkan diakhirat ia termasuk org2 yg rugi”. (Ath Thabari (XV/263))

Qatadah berkata: “Barangsiapa yg dunia menjadi perhatian , niat dan tujuannya, maka Allah swt akan membalas kebaikannya didunia . Lalu diakhirat, ia tidak mendapat balasan kebaikan sedikitpun. Sedangkan org mukmin, ia akan mendapatkan balasan kebaikannya didunia, juga pahalanya diakhirat” (Ath Thabari (XV/264))

Wednesday, March 4, 2009

Bersabarlah dan Jangan Marah, kerana ia kurnia paling baik dari Allah dan bagimu pahala yang tanpa batas

Allah berfirman: "..Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas" (Az-Zumar 39:10)

Dalam Tafsir Ibnu Kathir, ketika mengatakan tentang ayat ini "Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas":

Imam al-Auza'i berkata: "Tidak dibuat timbangan dan takaran bagi mereka, melainkan dituangkan tanpa ukuran"

As-Suddi berkata: "Yakni di dalam Syurga"(Ath-Thabari (XXI/270)

Dari Abu Hurairah r.a, bahawasanya seseorang berkata kepada Nabi saw: "Wasiatilah saya" Beliau bersabda: "Jangan Marah" Beliau mengulang-ulang berkali-kali, beliau bersabda: "Jangan Marah" (HR Bukhari)

Dari Abu Malik Al-Harits Ibn 'Ashim Al-Asy'ari r.a, berkata: Rasulullah saw bersabda: "Bersuci itu adalah separuh iman, 'Alhamdulillah' memenuhi timbangan, 'Subhanallah Wal Hamdulillah' kedua nya memenuhi apa yang ada diantara langit dan bumi, sedangkan solat adalah cahaya, sedekah adalah bukti, sabar adalah pelita, Al-Quran adalah hujah bagimu atau atasmu. Semua orang berangkat pagi, menjual dirinya maka dia memerdekakannya(dari azab Allah) atau menghancurkannya(menjauhkan diri dari hamparan redha Allah swt)" (HR Muslim)

Dari Abu Said Ibn Malik Ibn Sinan Al-Khadri r.a bahawasanya ada beberapa org dari kaum Anshar meminta kepada Nabi saw maka beliau pun memberinya. Kemudian mereka meminta lagi dan beliau tetap memberinya, hingga habis la apa yang ada pada diri beliau. Maka beliau bersabda kepada mereka ketika beliau telah menginfaqkan segala sesuatu yang ditangannya: "Apa saja kebaikan yang ada padaku maka aku tidak akan menimbunnya jauh dari kalian. Barangsiapa yang bersikap iffah(tidak meminta-minta) maka Allah akan menjadikannya org yg bersih. Barangsiapa yang merasa cukup maka Allah akan menjadikannya kaya dan barangsiapa yang berusaha utk sabar maka Allah akan menjadikannya seorg penyabar. Tidak ada org yg diberi kurnia yang paling baik dan paling luas daripada kesabaran" (HR Bukhari dan Muslim)

Dari Abu Yahya Shuaib Ibn Sinan r.a, dia berkata: Rasulullah saw bersabda: "Sungguh menghairankan perkara orang mukmin itu, sesungguhnya seluruh perkaranya adalah baik baginya. Dan hal itu tidak dimiliki oleh sesiapa pun kecuali org mukmin. Jika dia diberi sesuatu yg menggembirakan dia bersyukur, maka ia menjadi baik baginya. Dan apabila ia ditimpa suatu mudharat dia bersikap sabar, maka menjadi baik baginya" (HR Muslim)

Dari 'Aisyah r.a, dia bertanya kepada Rasulullah saw tentang Tha'un. Maka beliau menjawab nya bahawa ia adalah sebuah azab yang dikirim oleh Allah kepada orang2 yang Dia kehendaki, Maka Allah menjadikannya sebagai rahmat bagi kaum mukminin, tidak ada seorg hamba yg tinggal di daerah Tha'un dan kemudian dia tetap tinggal dinegerinya dengan sabar dan mengharap pahala, serta mengetahui bahawa tidak akan ada yang menimpanya melainkan apa yang telah ditentukan oleh Allah swt untuknya, kecuali baginya adalah seperti pahala orang yg syahid" (HR Bukhari)

Dari Abu Sa'id dan Abu Hurairah r.a dari Nabi saw, beliau bersabda: "Seorang Muslim tidak ditimpa oleh rasa letih, penyakit, gelisah, sedih, gangguan ataupun kegundaha, hingga duri yang tertancap padanya melainkan Allah menebus dengannya sebahagian dari kesalahan-kesalahannya" (HR Bukhari dan Muslim)

Dari Abu Hurairah r.a, dia berkata: Rasulullah :saw bersabda: "Barangsiapa yang dikehendaki baik oleh Allah swt, maka Dia akan menimpakan(musibah) kepadanya"
(HR Bukhari dan Muslim)

Dari Abu Hurairah r.a, bahawasanya Rasulullah saw bersabda: "Bukanlah org yg kuat itu kerana selalu (menang) gulat(pertarungan), akan tetapi orang kuat adalah org yg mampu mengendalikan nafsunya ketika marah" (HR Bukhari dan Muslim)

Dari Mu'az Ibn Anas r.a, bahawasanya Nabi saw bersabda: "Barangsiapa meredam amarah padahal dia mampu melampiaskannya(melepaskannya), Maka Allah memanggilnya dihadapan para makhluk dihari kiamat, Dia menyuruhnya memilih dari Para Bidadari apa yang dia kehendaki" (HR Abu Daud dan At-Tirmidzi, dia berkata: Hadis Hasan)