Saturday, January 24, 2009

Tahanlah dan Tundukkan lah Pandangan mu wahai Mukminin, kerana Allah Maha Mengetahui Apa Yang Kamu Perbuat

Allah Berfirman: "Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat." (An-Nuur 24:30)

Ibnu Kathir menafsirkan: "Ayat ini mengandungi perintah dari Allah swt kepada para hamba-Nya yang beriman agar mereka menjaga pandangan dari hal-hal yang diharamkan. Mereka jangan sekali-kali melihat kecuali hanya kepada sesuatu yg boleh dilihat. Mereka hendaknya menjaga pandangan merekadari segala sesuatu yang berbau maksiat.Bila kebetulan mata mereka melihat sesuatu yang diharamkan secara tidak sengaja, maka dengan hendaklah mereka cepat-cepat memalingkan pandangannya kepada objek lain yg tidak diharamkan memandangnya.

Hal ini sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitabnya ash-Shahiih dari Jarir bin 'Abdillah al-Bajali. Ia berkata: "Aku bertanya kepada Nabi saw tentang pandangan yang tiba2 dan tidak dilakukan dengan sengaja. Beliau memerintahkan aku agar segera memalingkan pandanganku" (HR Muslim (III/1699), no 2159)

Termaktub dalam kitab ash-Shahiih dari Abu Sa'id, ia berkata, Rasulullah saw bersabda: "'Jauhi duduk dipinggir jalan'. Para Sahabat bertanya, 'Wahai Rasulullah saw,(Bagaimana jika) kami mesti memiliki tempat seperti itu utk bercakap-cakap'. Rasullulah saw bersabda, 'Jika kalian keberatan melakukan itu, maka berilah hak kepada jalan(yang kamu duduki)'. Mereka bertanya, 'Apakah bentuk dari hak jalan wahai Rasulullah!'. Beliau menjawab, 'Menjaga pandangan, membuang benda2 yang membahayakan, menjawab salam, menyuruh pada kebaikan dan melarang melakukan kemungkaran'" (HR Bukhari dalam Fathul Bari (V/134), no 2465)

Abul Qasim al-Baghawi meriwayatkan sebuah hadis dari Abu Umamah, ia berkata, aku memdengar Rasulullah saw bersabda: "Berikan aku jaminan(agar kalian), melakukan enam perkara,niscaya aku akan menjamin kalian masuk syurga, (1)apabila salah seorg dari kalian berkata-kata, maka janganlah berdusta,(2)Apabila diberi amanah, maka janganlah mengingkarinya(khianat)(3)Apabila berjanji, ia tidak melanggarnya.(4)Hendaklah kalian menjaga pandangan,(5)hendaklah kalian memelihara tangan dan (6)hendaklah kalian memelihara kemaluan" (Taarikh al-Khathiib (VII/392) al-Mu'jamul Kabiir (VIII/314), Hadis ini Hasan, lihat Shahiihul Jaami' (no 1018, 1225, dan 2978))

Termaktub dalam Kitab Ash-Shahiihah dari Abu Hurairah r.a, ia berkata, Rasulullah saw bersabda: "Telah ditentukan (ditakdirkan) bagi anak Adam bahagian (dosa) yang disebabkan oleh zina. Ia tidak diragukan lagi pasti akan melakukannya. Adapun zina yg dilakukan oleh kedua mata adlah melihat(hal2 yang diharamkan). Zina yang dilakukan oleh lidah adlah berbicara(yang haram). Zina yang dilakukan oleh kedua tangan adalah mengambil(meraba atau menindak dengan kekerasan). Zina yang dilakukan oleh kedua kaki adalah melangkah. Sementara hati selalu mengharap dan menginginkan. Kemaluan bisa saja membenarkannya(dengan melakukan zina yang sesungguhnya) dan bisa pula mendustakannya(dengan tidak melakukan hal itu)" (HR Bukhari dan Muslim, Fat-hul Baari (XI/28) no 6343, Muslim (IV/2047) no 2657)

Monday, January 12, 2009

Bacalah, Fahamilah dan Amalkanlah Al-Quran Kerana Ia Penjelasan Yang Sempurna Dan Amalan Yang Akan Meningkatkan Darjatmu

(Al Quran) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya mereka diberi peringatan dengan-Nya, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran. (Ibrahim 14:52)

Ibnu Kathir menyatakan : "Maksud ayat ini adalah, Al-Quran merupakan penjelasan yang sempurna untuk seluruh makhluk, baik jin, mahupun manusia.

Diantara hadis nabi saw yg menerangkan tentang keutamaan membaca Al-Quran dan mengamalkan nya adalah seperti berikut:

Dari 'Abdullah bin 'Amr, dari Nabi saw bersabda: "Akan dikatakan kepada orang yang senantiasa membaca dan mengamalkan Al-Quran: 'Baca dan naiklah, bacalah dengan perlahan sebagaimana engkau membaca nya didunia.Sesungguh nye darjatmu berada pada akhir ayat yang engkau baca" (HR Tirmidzi dalam Jami'iul Tirmidzi (V/162, no 2914)dengan Albani mengatakan ia 'Hasan Sahih',lihat Sahiihut Tirmidzi, Diriwayatkan pula oleh Abu Dawud dalam Sunnan Abu Dawud (II/152, no 1464) dan Ahmad dalam Musnad Ahmad(II/192))

Dari 'Aisyah bahawa Rasulullah bersabda: "Orang yang membaca Al-Quran dan pandai membacanya, maka ia akan bersama para Malaikat utusan yang mulia dan penuh ketaatan.Dan orang yang membaca Al-Quran dengan tersekat-sekat dan ia merasa sulit membaca nya, maka ia mendapat dua balasan pahala" (HR Bukhari dalam Shahihul Bukhari (VIII/291 no 4937) dan Muslim(I/550 no 798))

Dari Abu Hurairah r.a bahawa Nabi saw bersabda: "Al-Quran akan datang pada hari Kiamat, lalu berkata: 'Ya Allah, pakaikanlah kepada nya (yakni pembacanya)perhiasan', Lalu ia pun dipakaikan mahkota kemuliaan. Kemudian, Al-Quran berkata: 'Ya Allah, tambahkan lah untuk nya'. Lalu ia dipakaian perhiasan kemuliaan. Kemudian, Al-Quran berkata lagi: 'Ya Allah, redhailah dirinya', Lalu dikatakan kepada orang tersebut: 'Bacalah dan naiklah!', Dan, ditambahkan satu kebaikan untuk nya pada setiap ayat yang dibacanya" (HR At-Tirmidzi, dalam Jami'ut Tirmidzi (V/163 no 2915), Tuhfatul Ahwadzi (X/227-228), Hadis ini disahihkan oleh Albani dalam Sahihtul Tirmidzi (III/8))

Dari Jabir Rasulullah saw bersabda: "Al-Quran akan memberi syafaat (dengan izin Allah) dan ia merupakan lawan berdebat yang jujur. Barangsiapa menjadikannya sebagai pemimpin,nescaya ia akan menghantarnya ke syurga. Namun, barangsiapa yang menjadikan nya berada dibelakang punggung nya(meninggalkan nya) nescaya ia akan mengiring nya ke Neraka" (HR Ibnu Hibban, dalam Shahih nya (no 4443), dan Albani berkata Shahih)

Thursday, January 1, 2009

Teruslah Memohon Ampun Kepada Allah, Walaupun Kerap Kali Kamu Berbuat Dosa

Allah Berfirman: "Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka " (Ali-Imraan 3:135)

Ibnu Kathir menafsirkan ayat ini: "Ertinya apabila berbuat dosa, mereka segera mengiringinya dengan taubat dan memohon ampun"

'Abdurrazaq meriwayatkan dari Anas bin Malik r.a, ia berkata: "Telah diceritakan kepada ku bahawa Iblis menangis ketika turun ayat ini" (Abdurrazaq (I/133))

Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, dari Nabi saw bersabda: "Sesungguhnya ada seorang yg berbuat dosa, lalu ia berkata: 'Wahai Rabb-ku, aku telah berbuat dosa, maka ampunilah dosa ku ini' Maka Allah berfirman: 'HambaKu telah berdosa, dan ia meyakini bahawa ia memiliki Rabb yang dapat mengampuni dosa atau memberikan hukuman kerananya.Sungguh,Aku telah mengampuni hambaKu itu.

Kemudian org tersebut berbuat dosa lagi, maka ia berkata: 'Ya Rabb-ku aku telah berdosa , maka ampunilah dosaku itu', Maka Allah swt berfirman: 'Hamba-Ku mengetahui bahawa ia memiliki Rabb yang dapat mengampuni atau memberikan hukuman kerana dosanya. Sungguh, Aku ampuni hamba-Ku itu'.

Kemudian ia kembali berbuat dosa, lalu ia berkata 'Ya Rabb-ku, aku telah melakukan dosa lagi, maka ampunilah'. Allah swt berfirman: 'Hamba-Ku mengetahui bahawa ia memiliki Rabb yang dapat mengampuni atau memberikan hukuman kerana dosanya. Sungguh, Aku ampuni hamba-Ku itu'.

Setelah itu, org tersebut berbuat dosa lagi, maka ia berkata: 'Ya Rabb-ku aku telah berdosa , maka ampunilah dosaku itu'.Maka Allah swt berfirman: 'Hamba-Ku mengetahui bahawa ia memiliki Rabb yang dapat mengampuni dosa atau memberi hukuman kerananya. Aku persilakan kepada kalian (Wahai Para Malaikat) bahawa aku telah mengampuni hambaKu itu, maka silalah ia berbuat sesukanya(selama engkau berbuat salah dan diikuti bertaubat kepada-Nya, nescaya Allah akan mengampunimu." (Ahmad (II/296), Fathul Baari (XIII/474) Al-Bukhari no 7507, Muslim no 2758)